Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Tuntut Anggota Militer Korea Utara Untuk Benar-Benar Setia Kepada Partai Berkuasa

Pyongyang - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menyampaikan, sistem pendidikan militer harus melipatgandakan upayanya untuk mengembalikan anggota yang "benar-benar setia" kepada partai berkuasa di negara tersebut, seperti dilaporkan media pemerintah KCNA pada Selasa (7/12).

Kim melontarkan pernyataan tersebut dalam Konferensi Kedelapan Pendidik Militer Tentara Rakyat Korea yang digelar di Pyongyang selama akhir pekan kemarin.

"Dia menggarisbawahi perlunya mempersiapkan semua pendidik militer menjadi tentara yang benar-benar sangat setoap kepada gagasan dan kepemimpinan partai dan menyelenggarakan dan menyiapkan pendidikan militer, yang dengan ketat dipandu gagasan, kebijakan, dan metode partai untuk mengangkat semua taruna menjadi perwira komandan yang tetap setia sepenuhnya kepada Komite Sentral Partai," lapor KCNA, dilansir Asia One, Selasa (7/12).

Konferensi itu juga meninjau "beberapa penyimpangan terlihat dalam pendidikan militer karena kurangnya kesadaran ideologis," kata laporan tersebut, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Ini merupakan terbaru dari serangkaian program dan kampanye yang fokus pada peningkatan kesetiaan politik saat Kim Jong Un mempersiapkan perayaan 10 tahun dia berkuasa bulan ini.

Pada November, Korea Utara menggelar konferensi di mana Kim mengumumkan rencana untuk memperluas sistem penghargaan loyalitas, dan media pemerintah menyiarkan serangkaian kisah pemuda bandel yang menemukan pembebasan melalui kerja fisik yang berat untuk partai.

Negara ini telah dicengkeram krisis ekonomi yang disebabkan lockdown perbatasan karena pandemi Covid, bencana alam, dan sanksi internasional karena program senjata nuklirnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ahli Penyakit Menular AS Memberikan Peringatan Mudik Natal Dapat Tingkatkan Penyebaran Varian Omicron

Akibat Dari Erupsi Dan Tsunami di Tonga Pulau Terluar Hancur Dan Korban Jiwa Dikhawtirkan Bertambah

Bocah Perempuan di Bandung Yang Hilang Ditemukan Dan Diduga Menjadi Korban Penganiayaan